ANAK INDIGO 14 ( VERSI DERI MULIAN)

Posted by Unknown Sunday, 22 January 2012 0 comments



Namanya Deri Mulian. Dikategorikan sebagai anak Indigo. Melihat penayangannya di TransTv kemarin malam tentu saja Deri Mulian masuk dalam kategori Interdimensional. Kegemerannya bermain jelangkung adalah suatu tindakan biasa saja menurut pandangan saya, karena saya pun pernah mengalamainya, Bermain jelangkung menggunakan banyak cara, dari mulai model papan ouija, sampai pakai kertas dan pena.

Bermain jelangkung merupakan tindakan iseng menurut saya, karena jika kita ingin bertanya tentang masa depan kepada jelangkung , itu sama halnya dengan ingin meramal hanya saja bukan pada manusia yang hidup, tapi pada arwah yang sudah mati. Yang jadi masalahnya, bisakah arwah mengetahui masa depan alias meramal?

Sama sekali tidak.

Malaikat, Jin, dan manusia tidak bisa meramal masa depan karena masa depan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.

Masa lalu boleh menjadi kenangan manusia, tapi mas depan? Jangan sesekali kita ingin mengetahuinya, karena itu sama artinya kita ingin menjadi Tuhan buat kehidupan kita sendiri.

Sebagai Indigo, Deri Mulian hanya menunjukkan ke”interdimensionalan”nya yang tentu saja itu tetap fenomena. Anda boleh percaya, boleh tidak. Karena jika percaya 100%, tentunya apa yang dijelaskan oleh banyak kitab suci menjadi usang, akan tetapi jika tidak percaya, tentu nya kita tidak bisa mengecap orang yang mengatakannya adalah berhalusinasi semata. Oleh karena itu semuanya masih tetap menjadi sebuah fenomena.

Mungkin suatu saat nanti akan ada suatu ilmu atau penemuan terbaru yang benar benar bisa  menelanjangi akan semua kebohongan dan kekeliruan yang terjadi di masyarakat yang percaya dengan segala hal yang berhubungan dengan dunia gaib lengkap dengan penampakan-penampakan makhluk tak kasat matanya.

Dunia lain memang ada, tapi tak seperti yang diekploitasi oleh banyak pihak sehingga tercipta suatu paradigma yang salah.

Yang saya belum dapatkan dari tayangan Indigo di TV Swasta tersebut adalah tayangan dari Annisa Rania Putri yang lebih banyak bicara tentang ilmu pengetahuan ketimbang hanya berbicara tentang dunia kegaiban melulu.

Maaf, tanpa mengurangi rasa hormat,.....
Jika seorang calon penerbang yang bercita-cita bekerja di NASA selalu berkutat tentang dunia gaib ketimbang dunia perbintangan,….apa jadinya dunia ini? Apakah mungkin di Mars ada kuntilanak, atau alien? Apakah mungkin di planet lain ada kehidupan lain seperti kehidupan diplanet bumi?

Ada pepatah yang mengatakan, yang kedua atau ketiga tak seenak yang pertama. Ketika kita belum tahu akan sesuatu hal kita akan menjadi sangat penasaran dan ingin sekali mengetahuinya. Dan setelah berhasil mengetahui tentu kepuasan akan dapat kita rasakan untuk yang pertama kalinya. tapi setelah itu perasaan kita akan jadi biasa saja karena kita sudah mengetahui hal tersebut. 

Untuk hal makanan, ada sebuah restauran yang bermoto, yang pertama enak, selanjutnya akan selalu sama enak sampai kapanpun.Sayangnya moto itu ini tidak terjadi pada acara Indigo di salah satu tv swasta tersebut. Makin lama penggarapan tayangannya jadi makin tak menarik untuk disimak dan terkesan monoton serta biasa-biasa saja.

Kenapa dikatakan biasa? Karena banyak sekali orang yang mengaku bisa berkomunikasi dengan makhluk halus, atau apapun itu namanya.Bisa melihat yang tak kita lihat.Bisa bercerita tentang sesuatu yang sama sekali tidak kita saksikan dengan mata kepala sendiri. Dengan demikian,tentunya kita hanya percaya saja tanpa pembuktian sama sekali. Pada akhirnya jadi terkesan tak lebih dari hanya obrolan warkop.

Sayang, menurut penilaian saya,episode kali ini sangat buruk dalam segi penggarapannya.
Semoga indigo yang akan ditampilkan selanjutnya lebih baik dari yang terakhir ini.

Saya tetap berharap kalau anak-anak Indigo yang konseptual, bisa banyak ditayangkan sehingga bisa menambah wawasan dan spirit anak-anak untuk bisa mencontoh yang baik dari Indigo dengan kategori konseptual.

Kadang saya berimajinasi dengan ingin membuktikan seseorang itu indigo atau bukan, berbohong atau tidak. Dan menurut imajinasi saya caranya sangat mudah.Tayangkan saja Indigo dengan bintang tamu lebih dari satu anak indigo. Ajak mereka ke tempat yang dikatakan angker oleh masyarakat.Lalu setiap anak ditunjukkan suatu sudut atau dibawa ketempat yang sama, dan apa yang mereka lihat?

Jika telah melihat, tuliskan saja pada selembar kertas tanpa dikatakan oleh masing-masing anak yang dikategorikan indigo, apa yang mereka lihat. Jika jawabannya sama, berarti mereka adalah anak-anak dengan kelebihan Indigo, tapi jika yang dilihat masing-masing anak tak ada yang sama, tentu pembaca yang budiman sudah bisa menentukan jenis indigo macam apa anak-anak tersebut.

Jika mereka tak sama dalam menulis apa yang mereka lihat, mereka dapat dikategorikan dengan jenis indigo baru, yaitu INDIGO PEMBOHONG atau INDIGO IMAJINARE……hahaha.

Yang saya saksikan kehebatannya dalam tayangan anak Indigo adalah Sri Daren dan GradyKrisandi yang akurat menebak pada waktu itu.Atau mungkin anak-anak yang lain seperti yang dikatakan oleh Kang Dicky, (yang gelarnya berganti terus dari mulai ahli metafisika, paranormal, sampai profiler) adalah anak-anak yang belum bisa mengasah kemampuan Indigonya.

Sampai bertemu di tulisan dalam bahasan saya selanjutnya mengenai anak Indigo.
Maaf bila ada kesalahan 

Salam,
Smile,
22 January 2012

Baca Selengkapnya ....

ANAK INDIGO 13 ( VERSI MUHAMMAD RAFI FADILAH KURNIAWAN)

Posted by Unknown Sunday, 15 January 2012 0 comments
Indigo Humanis – Interdimensional
RAFI

Seorang bocah 8 tahun yang bernama Muhammad Rafi Fadilah Kurniawan mempunyai kelebihan dibandingkan bocah seusianya karena bocah ini dapat melihat makhluk tak kasat mata, dan bisa menyembuhkan penyakit seseorang dengan hanya meraba nya saja. Sungguh fenomenal.

Ya, dia adalah seorang anak Indigo Humanis Interdimensional. Bocah yang akrab dipanggil Rafi ini begitu polosnya mengatakan jika dia menyembuhkan tanpa mendapat bisikan dari manapun, dalam artian tinggal ditempel, maka penyakit akan segera “dihilangkan” dan “dibuang” jauh ke awan.

Dengan demikian bertambah lagi jumlah anak Indigo yang ditayangkan oleh sebuah stasiun TV swasta nasional yang besar tersebut.

Hampir semua anak indigo mempunyai “teman khayalan” dan mereka selalu menjadi teman setia yang tentunya hanya bisa dilihat oleh si bocah Indigo tersebut.

Rafi yang walau kelihatan sangat polos tapi tampak berbeda dengan bocah normal seusianya. Dia begitu menguasai istilah penyakit seperti diabetes,saraf,tulang, dan makanan yang pantang untuk penderita penyakit tertentu.

Dalam tulisan saya kali ini , saya tidak akan menulis tentang siapa makhluk yang menjadi “teman-teman khayalan” dari Rafi, karena pada dasarnya semua hal itu adalah wallahualam (Hanya Allah yang mengetahui) "ONLY GOD KNOWS if that news is true or not"

Jika anda tak bisa melihatnya, dan saya pun tak bisa melihatnya, dan hanya Rafi yang bisa dengan jelas melihat serta berkomunikasi dengan para makhluk tak kasat mata ciptaan Tuhan yang jelas jelas diciptakan dari api itu, apa yang bisa saya tulisakan lagi selain dari Wallahualam?

Jika ingin berobat, silahkan anda memilihnya sendiri, datang kepada Tuhan, datang kepada dokter atau ahli medis, atau datang kepada Rafi anak Indigo Humanis atau anak Indigo lainnya yang punya kemampuan menyembuhkan orang sakit dengan “DEAD TOUCH” nya,yang konon katanya adalah utusan dari Tuhan yang ditugaskan dalam misi masing-masing di bumi ini untuk menyelamatkan bumi dari kehancuran sebelum jaman akhir?

Berobat kepada anak-anak yang mempunyai kemampuan menyembuhkan seperti anak-anak Indigo ini tentunya tidak melanggar hukum Tuhan, jika, tidak dilakukan dengan kepercayaan penuh bahwa kesembuhan berasal dari si mediator sendiri, dan bukan dari Tuhan.

Jadikan Mediator seperti anak-anak Indigo yang punya kemampuan Humanis sebagai mediator, bukan pusat. (pusat : Tuhan sendiri)

Pengertiannya, berdoalah kepada Tuhan, dan jika Tuhan menghendaki, tentunya jamahan dari mediator yang menyembuhkan akan tokcer karena semuanya itu atas seijin Tuhan Yang Maha Kuasa.

Jika kita mempercayai mereka hanya sebagai mediator, tentunya kita akan tetap berserah dan taqwa kepada Tuhan kita.

Anak Indigo maupun paranormal mempunyai kesamaan dalam suatu hal. Yaitu semuanya tidak bisa melihat masa depan, semuanya tidak bisa meramalkan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Sesuai dengan kitab Suci Alquran yang mengatakan bahwa manusia,malaikat,maupun jin tak bisa melihat masa depan . Tentunya jika anak Indigo adalah utusan malaikat dan bukan utusan jin, walaupun banyak yang berimajinasi berkawan dengan jin,tidak dapat juga melihat masa depan. Lalu apa yang harus dikatakan jika dari mereka (anak Indigo) berkata mendapat penglihatan atau “WAHYU BARU” untuk melihat masa depan?

Atas seijin Tuhankah? 

Atau?

Jika bersumber pada Alquran, maka tidak ada lagi penjelasan lagi kecuali mengatakan tidak ada satupun makhluk ciptaan Tuhan yang bisa melihat masa depan, sekalipun malaikat!

Orang bijak yang memahami, dan orang bijak tahu harus bertindak seperti apa menghadapi keindigion seorang anak, atau seseorang  yang bukan anak-anak lagi.

Pada jaman akhir akan banyak penyesat yang akan menyesatkan banyak manusia, sehingga banyak yang akan tersesat, dan susah membedakan mana yang berasal dari Tuhan dan mana yang berasal dari kuasa kegelapan. Bangsa akan bangkit melawan bangsa, manusia akan bertindak brutal dan tak berkeprimanusiaan lagi demi tercapainya cita-cita masing-masig individu atau golongan.
Semua itu akan dimanipulasi oleh semua setan agar manusia tak lagi bertaqwa kepada Tuhan, dan menjadikan keadaan dunia membius manusia dengan segala tipu dayanya sehingga jelas-jelas manusia akan meninggalkan Tuhannya.

Semoga anak-anak Indigo dan tentunya Rafi, bisa menjadi messenger of GOD, yang bisa memberkati banyak orang dengan kehadirannya dibumi demi kelangsungan hidup manusia di jaman akhir yang penuh dengan banyak tipu daya ini.

Pintu menuju neraka telah terbuka lebar-lebar,dan setiap kita diberikan hak untuk memilih, masuk kedalam gerbang neraka dengan pintu yang besar membentang, atau masuk dalam pintu surga yang sempit dan berjubel ?

Anda yang bisa memilihnya.Indigo atau bukan, semua mempunyai tanggungjawab masing-masing yang harus dipertanggungjawabkan kelak dihadapan sang pencipta. Hati hati dengan semua tipu daya iblis.

Dan semoga Rafi bisa menjadi anak yang bisa menjadi berkat buat orang lain.

By smile
15 Januari 2012


Baca Selengkapnya ....

ANAK INDIGO 12 ( VERSI SEPTIANDA DAN HAMDANY)

Posted by Unknown Saturday, 7 January 2012 0 comments


Menurut Al Quran, Jin diciptakan jauh sebelum manusia diciptakan. Jin diciptakan oleh api, malaikat diciptakan oleh cahaya, dan manusia diciptakan dari tanah.
Jin menolak untuk menyembah manusia berbeda dengan malaikat. Jin menolak menyembah manusia dengan alasan dia jauh lebih mulia dari manusia karena diciptakan dari api, sedangkan manusia diciptakan hanya dari tanah.


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوا لآدَمَ فَسَجَدُوا إِلاَّ إِبْلِيْسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِيْنَ
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam,’ maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Ia enggan dan takabur, dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” (Al-Baqarah: 34)
Malah dengan analoginya yang menyesatkan, Iblis menjawab:
قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِيْنٍ
“Aku lebih baik darinya: Engkau ciptakan aku dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.” (Al-A’raf: 12) 

Tuhan tidak menghendaki demikian, dan karena kesombongan Jin, maka Jin tidak akan pernah mau menyembah manusia, dan menghalangi setiap manusia yang ingin menyembah Tuhan Sang penciptanya.Ini akan berlangsung sampai Jin di”sirnakan”oleh Tuhan pada hari kiamat.

أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِيْنَ

“Iblis menjawab: ‘Beri tangguhlah aku sampai waktu mereka dibangkitkan’, Allah berfirman: ‘Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.’ Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukumiku tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian aku akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (Al-A’raf: 14-17)

Jin dapat berubah bentuk sesuka hatinya, yang pada hakekatnya, seperti yang telah saya katakan sebelumnya dalam blog terdahulu, dia(jin) akan mengikuti dan membaca atmosfir dari ketakutan manusia terhadap sosok tertentu.
Sekali lagi diingatkan karena jin diciptakan Tuhan dari api, dan tidak diciptakan Tuhan untuk menjadi seorang perempuan, atau laki-laki, genderuwo, kalong wewe, kuntilanak, tuyul atau mbak Yul.

Untuk itu setiap manusia yang melihat penampakan adalah manusia yang tak mengerti akan Alquran secara mendalam akan tetapi ingin disebut Muslim, yang ketakutan dalam dirinya melebihi nalar logika dan akal sehatnya. Mereka mudah terombang-ambing kepada segala hal yang berbau ghaib. Manusia yang beriman pada hakekatnya memang harus mempercayai keberadaan jin, karena jin diciptakan oleh Tuhan, dalam artian, jika beriman kepada Tuhan, haruslah mempercayai keberadaan jin. Akan tetapi semua hal yang saya tuliskan ini, jangan membuat manusia pada akhirnya lebih menakuti jin ketimbang Tuhan sendiri, karena jin hanya mengikuti imajinasi manusia dalam penampakan nya.

Alam ghaib tetaplah ghaib, sesuatu yang tidak bisa diketahui dan dilihat manusia kecuali apa yang telah Allah Subhanahu wa Ta’ala beritakan.


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
عَالِمُ الْغَيْبِ فَلاَ يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا. إِلاَّ مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُوْلٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا
“(Dia adalah) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.” (Al-Jin: 26-27)


Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya memerintahkan agar mengimani perkara yang ghaib dengan keimanan yang benar.
Hal ini untuk mengingatkan tak ada seorangpun, baik malaikat, manusia atau jin yang mengetahui sesuatu yang ghaib seperti masa depan, dsb karena jelas jelas Tuhan sajalah yang mengetahuinya kecuali jika memang Tuhan menghendakinya.

 (ingat!!! Jika Tuhan menghendaki, bukan jin kehendaki)

Jika seorang bisa mengetahui masa depan, mendapat pencerahan atau bisikan dari malaikat, tentunya semuanya atas seijin Tuhan dan diberikan kepada orang-orang yang sudah mengetahui keimanan dengan benar.

Tak terkecuali dengan anak Indigo untuk versi Septianda dan Hamdany.

Ketika menonton acara Anak Indigo sabtu ini, tagl 08 Januari 2012, membuat saya makin ingin mengingatkan semua anak Indigo jikalau mereka jangan sampi tersesat dan menajdi musyrik yang syrik.

Seperti diungkapkan oleh ibunda dari Septianda dan Hamdany yang merasa takut kalau nantinya anak-anak mereka akan menjadi musyrik yang syrik. Saya sangat menghargai ketakutan beliau, karena pada kenyataannya, banyak anak-anak yang diberi talenta oleh Tuhan Sang Maha Pencipta jadi melupakan sosok Yang kuasa dan lebih mengandalkan ke AKU an mereka ketimbang keberadaan dan kekuasaan Tuhan itu sendiri. Mereka jadi terbius dan akhirnya berada pada posisi nyaman dan pada akhirnya tanpa mereka sadari, mereka sudah bertindak sebagai Tuhan.

Anak-anak Indigo di Indonesia banyak terbentuk menjadi interdimensional karena latar belakang budaya Indonesia yang sangat mempercayai akan hal-hal yang berbau klenik, ketimbang ilmu pengetahuan. Untungnya apa yang dialami Hamdany saudara dari Septianda berbeda dengan anak Indigo di Indonesia pada umumnya karena anak Indigo ini lebih menyukai dunia internet untuk menjadi hacker ketimbang berbicara dan berhubungan selalu dengan dunia klenik.

Mari kita berasumsi.

Jin menurut ajaran Islam, akan senang bercokol di Indonesia dengan macam-macam rupa penampakannya, karena terbawa atmosfir dari alam pikiran orang Indonesia pada umumnya. Mereka (jin) tinggal merealisasikan secara visual keberadaan mereka karena membaca energi dari ketakutan manusia itu sendiri.Tak terkecuali dengan anak-anak Indigo yang tinggal di Indonesia, baik Muslim ataupun bukan.

Jika anak-anak Indigo yang berasal dari keluarga dengan latar belakang agama yang berbeda,mempelajari kitab suci agama mereka dengan baik, maka semua”penyimpangan” ataupun ketidak tahuan mereka akan dengan cepat mereka sadari, karena sudah mengerti akan apa yang dituliskan Tuhan dalam setiap Kitab suci agama mereka masing-masing tentang kebesaran Tuhan dan keberadaan makhluk lain selain manusia.

Sugesti akan menjadi suatu senjata ampuh untuk berhubungan dengan dunia klenik yang biasanya adalah sarat dengan tipu daya.Jika anak Indigo mendapatkan anugrah dari Tuhan tentang bisa menembus dimensi dengan melihat masa depan, maka tentunya harus dengan catatan “keimanan yang benar” terlebih dahulu, dalam artian mengerti dan memperdalam semua ajaran yang ada dalam kitab suci Alquran(bagi yang muslim).

Karena jika tidak, seperti yang dikatakan dalam kitab suci Alquran tersebut, tak ada seorang pun yang tahu akan hal ghaib tak terkecuali jin, malaikat, dan manusia, maka semua anak Indigo adalah penipu yang tersugesti dengan alam bawah sadar dan fantasi mereka semata.

Saya tidak menuduh semua anak Indigo adalah penipu jika bisa mengetahui tentang masa depan, tapi, apakah Alquran mengatakan segala sesuatu yang bohong dan tidak benar? Tentu saja tidak!!!.

Jikalau Alquran mengatakan yang benar dari Tuhan secara langsung, untuk kasus ini, siapakan yang berbohong?

Anda, para pembaca semua dengan pasti bisa menjawabnya.

Menjadi Indigo adalah anugrah, tetapi menjadi serba tahu, harus mempunyai keimanan yang benar terlebih dahulu, karena jika tidak semuanya adalah kebohongan besar, dan jika kekeh jumekeh mengatakan seorang Indigo bukan penipu, lalu apakah semua ajaran kitab suci Alquran menjadi tidak benar?

Sesungguhnya tak ada seorangpun yang mengetahui perkara ghaib dan hal-hal yang berhubungan dengannya, kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala telah banyak menegaskan hal ini dalam Al-Qur`an. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
قُلْ لاَ يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَاْلأَرْضِ الْغَيْبَ إِلاَّ اللهُ وَمَا يَشْعُرُوْنَ أَيَّانَ يُبْعَثُوْنَ
“Katakanlah: ‘Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah’, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (An-Naml: 65)


Setiap Indigo selalu dihubungkan dengan dunia gaib.Tak seperti Indigo di luar negeri sana yang lebih banyak berbicara tentang ilmu pengetahuan yang lebih menantang ketimbang selalu dihubungkan dengan dunia “KESETANAN”.

Jin tak mempunyai bentuk seperti yang biasa kita imajinasikan pada mulanya, untuk itu setiap anak Indigo harus bisa mengendalikan sugesti dan alam bawah sadar mereka sendiri untuk tidak selalu memvisualisasikan makhluk jin sesuai dengan imajinasi tradisi masyarakat Indonesia, yang tak lain selalu mengimajinasikan jin dengan : kuntilanak(kesurupan,hahaha), tuyul(dan mbak Yul), sundelbolong,genderuwo,kalongwewe,jenglot,pocong (mupeng,hahaha). Anak

Indigo dan paranormal akan jadi saling bahu membahu dan saling mendukung jika anak Indigo juga mengikuti jejak para dukun yang sekarang istilah kerennya menjadi ahli supranatural atau praktisi supranatural, dengan mengakui keberadaan jin made in Indonesia tersebut. 

Anak Indigo tentu saja bukan ahli supranatural seperti para dukun keblinger itu. Jika mereka merasa mendapat semuanya dari Tuhan, untuk apa mengikuti jejak dan tradisi para dukun tentang jin dan penampakannya tersebut?

Mari, tinggalkan sugesti dan atmosfir para dukun dalam menciptakan imej tentang penampakan jin tersebut. Bayangkan saja wujud aslinya, yang Tuhan ciptakan yaitu api. Apakah anda ingin menjadi pioneer? Silahkan mensugestinya sehingga semua anak Indigo yang lain tidak tersesat dalam imej buatan para dukun dan adat istiadat masa lalu tersebut.

Karena jika tidak merubah sugesti dan pemikiran kita,jin-jin tersebut akan selalu bercokol dengan imej –imej lama mereka.

Pesan terakhir dalam blog ini untuk semua anak-anak yang merasa dirinya Indigo:

Menjadi Indigo adalah anugrah, tapi harus dibarengi dengan pelajaran agama yang dalam, karena kebanyakan Indigo adalah anak-anak yang pengetahuan agamanya sangat dangkal sehingga bisa menyebabkan mereka menjadi tersesat dan salah jalan, serta menjadikan mereka musyrik yang syrik.



by smile
08 Januari 2012


Baca Selengkapnya ....

TIGA REVOLUSI BESAR DUNIA TAHUN 2011

Posted by Unknown Thursday, 29 December 2011 0 comments
Dalam tahun 2011 terjadi 3(tiga) revolusi besar yang terjadi di dunia. Yang pertama adalah terjadinya Revolusi di Tunisia, yang kedua adalah Revolusi di Mesir dengan lengsernya Presiden Husni Mubarak, dan yang ketika adalah Revolusi Libya dengan lengsernya Presiden Muammar Gadaffi

1.REVOLUSI TUNISIA

Jenderal Zine El Abidine Ben Ali
(lahir di Hammam-Sousse, lahir 3 September 1936; umur 75 tahun) adalah Presiden Republik Tunisia sejak 7 November 1987 dan presiden yang kedua sejak kemerdekaannya dari Perancis pada 20 Maret 1956.




















Masa pemerintahan :7 November 1987-15 Januari 2011

BACA SELENGKAPNYA


Dengan lengsernya Presiden Zine El Abidine Ben Ali.Sang “Presiden” menyerahkan jabatannya pada tanggal 15 Januari lalu.Awalnya adalah ketika seorang warga Tunisia penjual sayur meregang nyawa setelah membakar diri karena gerobak sayurnya diamakan pihak berwajib karena dikatakan berjualan tanpa ijin walaupun sudah membayar 10 dinar ditambah lagi 7 dinar akan tetapi tetap disita padahal dia telah berjualan tujuh tahun lamanya.

Muhammad Bouazizi adalah merupakan seorang mahasiswa lulusan universitas setempat dan berusia 26 Tahun. Karena  disebabkan kegagalan pemerintah menyediakan peluang pekerjaan yang mencukupi, dan amat sukarnya pekerjaan tersebut membuatnya berjualan sayur yang berujung pada kematiannya yang tragis, yaitu membakar diri karena kecewa dengan pemerintah.

Musibah ini mengundang simpatik dari warga lainnya dan akhirnya pecahlah demonstasi yang meluas ke berbagai daerah yang memaksa Presiden Ben Ali mundur dari jabatannya dikarenakan dirasa tidak mendukung aspirasi dan penderitaan rakyat malahan sibuk memperkaya dirinya dan keluarganya. Sesaat sesudah mengundurkan diri, Beliau kabur ke Arab Saudi yang memang merupakan sekutu terdekatnya.

Tetapi, walaupun Mantan Presiden Ben Ali saat ini masih berada di Arab Saudi, pemerintahan baru Tunisia yang dipimpin oleh Presiden Moncef Marzouki masih terus berusaha untuk mengadili Ben Ali atas tuduhan korupsi dan pembunuhan pada masa pemerintahan 23 tahun rezimnya.

Sebelumnya, pihak berwenang Tunisia sudah menangkap kurang lebih 33 kerabat presiden yang telah lengser tersebut dan akan memeriksa mereka atas dugaan korupsi dan penyalahgunaan uang negara.

Selain itu, aparat berwajib juga telah menangkap Imed Trabelsi, keponakan kesayangan Ben Ali. 
Kini Istri dari mantan Presiden Ben Ali, Leila Trabelsi juga berada dalam incaran pihak Tunisia. Leila diyakini terlibat dalam berbagai kasus korupsi dan sering menghambur-hamburkan uang Negara. Ben Ali juga dihadapkan pada 90 dakwaan dan diadili secara in absentia oleh pengadilan militer Tunisia. 

Kondisi yang terjadi di Tunisia membuat Negara Arab lainnya terpecut untuk melakukan revolusi.


2.REVOLUSI MESIR


Muhammad Hosni Said Mubarak,(lahir di Kafr-El Meselha, Al Monufiyah, 4 Mei 1928; umur 83 tahun)




















Masa jabatan : 14 Oktober 1981-11 Februari 2011

Selama hampir 32 tahun Husni Mubarak berkuasa di Mesir. Selama rentang waktu tiga dekade itu banyak warga Mesir tidak mendapatkan penghidupan yang layak. Meletusnya revolusi rakyat di Tunisia memicu hal serupa terjadi di Mesir. 
Sejak berlangsung pada 25 Januari lalu, ribuan orang berpartisipasi dalam protes yang ditujukan untuk menurunkan kekuasan Husni Mubarak. Mereka menilai Mubarak sudah terlalu lama memerintah Mesir.

Alun-alun Tahrir yang berada di pusat Kota Kairo menjadi saksi bisu protes anti-pemerintah yang dilakukan oleh rakyat. Tetapi Mubarak sendiri bukan tanpa perlawanan. Untuk beberapa saat dirinya menolak untuk  mundur. Kantor Partai Nasional Demokrat yang menaungi kekuasaan Mubarak pun dibakar oleh massa anti-pemerintah. 
Meski sudah tidak diinginkan oleh rakyatnya, Mubarak terus bersikeras untuk tetap berkuasa di Mesir. Imbasnya, aksi represif terhadap warga pun tidak terelakan. Pasukan pemerintah berusaha keras untuk membukarkan aksi protes massa yang berkumpul di alun-alun Tahrir. 
Turunnya ribuan warga ke jalan untuk melakukan protes mengundang perhatian dunia internasional. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mendesak Pemerintah Mesir untuk tidak menggunakan kekerasan saat menghadapi pengunjuk rasa. 

Tetapi ada juga pemimpin dunia yang mendukung Mubarak saat itu. Raja Abdullah dari Arab Saudi menyatakan dukungan kepada Mubarak dan mengecam pihak yang mengacaukan situasi keamanan Mesir. Abdullah mengecam para pengacau yang mengatasnamakan kemerdekaan berekspresi. 
Pada 1 Februari Mubarak menjanjijkan akan menyerahkan kekuasaannya pada September. Hingga massa itu, dirinya berusaha untuk melakukan transisi pemerintah. Tetapi hal ini tidak dipercayai oleh rakyat Mesir, meskipun Mubarak juga memastikan tidak akan ikut pemilu dan mendelegasikan kekuasaan kepada Wakil Presiden Omar Suleiman. 

Puncaknya, setelah tidak tahan mendapatkan desakan dari banyak pihak, Husni Mubarak akhirnya memutuskan untuk lengser dari kekuasaannya pada 11 Februari lalu. Mundurnya Mubarak diumumkan oleh Wapres Suleiman. 
Kekuasaan pemerintahan usai Mubarak mundur tidak dialihkan kepada Suleiman, melakukan kepada Menteri Pertahan Hussein Tantawi yang membentuk Dewan Militer sebagai penguasa Mesir sementara.
Usai lengser, Mubarak pun dihadapkan pada pengadilan. Sejak mengundurkan diri, Mubarak beserta keluarganya berlindung di sebuah rumah di Sharm el-Sheik guna menunggu proses pengadilan dan sekaligus dirawat atas penyakit jantung yang dideritanya. Tercatat korban revolusi yang terjadi di Mesir mencapai 846 orang dilaporkan tewas sementara hampir 6.000 lainnya terluka. 
Pada 10 April Mubarak menjalani sidang pertama atas kasus tuduhan pembantaian atas pelaku protes anti-pemerintahan dan diancam hukuman mati.

Sumber :OKE ZONE

Berita lainnya tentang Mesir dapat anda baca DISINI


3.REVOLUSI LIBYA

 Muammar Abu Minyar al-Qaddafi (Muammar Gadaffi)
(lahir di Surt, Tripolitania, 7 Juni 1942 – meninggal di Sirte, 20 Oktober 2011 pada umur 69 tahun)














Dia menyebut dirinya sebagai 'the Brother Leader', 'Guide of the Revolution', dan 'King of Kings (Raja segala raja)

Revolusi yang terjadi besar-besaran di Libya adalah buah dari “ARAB SPRING”. Rakyat yang melihat revolusi besar yang terjadi di negara tetangga mereka Tunisia dan Mesir tersebutlah yang mendorong mereka melakukan demontrasi besar-besaran menuntut rezim berkuasa untuk “turun tahta” karena dirasa tidak berpihak lagi pada rakyat dan lebih berpihak dengan memperkaya diri sendri dan keluarga serta koleganya.Ada perbedaan mendasar dari revolusi yang terjadi di Libya, dengan dua revolusi yang terjadi di Tunisia dan Mesir.

Perbedaannya adalah Libya dengan kediktatoran Muammar Gadaffii, melawan semua keinginan rakyat dan terjadi perang saudara sedangkan Tuisia dan Mesir tidak sampai terjadi hal tersebut. PBB menunjuk Nato dibantu Amerika, Inggris dan Perancis menyerang Tripoli dan berusaha untuk mendudukinya demi melengserkan REZIM dari Muammar Gadaffi. Beliau tewas terhormat dalam mempertahankan REZIM KEDIKTATORANnya.

Kadangkala seorang pemimpin yang telah lama berkuasa  lupa akan kesejahteraan rakyatnya sendiri, Mereka biasanya menggunakan tangan besi mereka untuk membungkam rakyat yang berani mengkritisi pemerintahan yang dijalankannya. Tak terkecuali dengan Presiden Indonesia terdahulu, yang telah berkuasa selama 32 tahun yang dikenal dengan “Smiling General”.
Akan tetapi, rakyat yang mengangkat, rakyat pula lah yang dapat menjatuhkan sebuah rezim dimanapun dan betapa kuatpun sebuah Rezim berkuasa.

By smile
Catatan akhir tahun 2011
Tiga Revolusi Besar Dunia tahun 2011

28 Desember 2011

Baca Selengkapnya ....

ANAK INDIGO 11 ( VERSI FAISAL DAN HAIKAL "ANAK INDIGO KEMBAR")

Posted by Unknown Saturday, 24 December 2011 0 comments




















Faisal dan Haikal, keduanya anak kembar yang dikategorikan sebagai Indigo humanis dan Interdimensional. Mampu memasuki tubuh manusia melalui “perjalanan batinnya” melalui telinga pasiennya. Mampu melihat makhluk tak kasat mata seperti sebagian besar anak-anak Indigo lainnya. 

Melihat tayangan acara di Trans Tv edisi Faisal dan Haikal, membuat saya tertawa sendiri ketika menyaksikan “Sang Jiwa Tua” kaget ketika pintu disalah satu rumah sakit terbuka sendiri. Saya malahan lebih salut kepada Vira si pembawa acaranya, yang waktu di rumah sakit lebih berani daripada kedua bocah “Berjiwa Tua” tersebut.

Mereka tinggal didaerah Cimahi, dan bagi yang ingin ketok magic bagian tubuh nya yang sakit bisa menghubungi redaksi indigo untuk mencari tahu alamat dari kedua bocah tersebut.

Mengenai pengobatannya mereka punya cara yang super unik, seperti yang diceritakan oleh Trans Tv dibawah ini :

Keduanya bisa mengobati penyakit medis, non medis. Mereka juga dapat berkomunikasi dan melihat dengan mahluk dimensi lain. 
Cara pengobatan unik. Sambil memejamkan mata, mereka diam seperti sedang bersemedi lalu konsentrasi. 

Sambil membaca doa, mereka masuk kedalam organ tubuh pasien melalui telinga lalu berkeliling di dalam organ.

Di dalam organ mereka bekerjasama berdua dibantu dengan alat yang tersedia. Alatnya aneh dan unik yaitu alat-alat bangunan, seperti palu, paku, lem, bom, dll.
Menurutnya alat-alat itu diberikan sebuah sosok cahaya berwarna putih di dalam organ yang dibungkus di dalam tas.

Seseorang yang punya kemampuan diluar manusia normal, tidak melulu langsung menjadi pandai dalam mengendalikan kelebihan yang dimilikinya. Mereka perlu mengasahnya mengingat usia mereka yang relatif masih kecil secara jasmani walau katanya tua secara rohani. Tapi dalam tampilan kedua bocah kembar Indigo ini menunjukkan mereka masih sangat kelihatan anak kecilnya ketimbang “jiwa tua” mereka, itu terbukti karena mereka masih kurang bisa mengasah kelebihan mereka seperti yang diungkapkan oleh Kang Dicky, Profiler.

Menjadi Indigo adalah menjadi utusan Tuhan di dunia, yang ditugaskan untuk membantu manusia sembari menuju jaman akhir dimana banyak sekali masalah yang akan dihadapi manusia pada jaman sekarang ini.

Jika mereka diutus oleh Tuhan, dan merupakan sosok orang-orang suruhan Tuhan, tentunya ketika mereka membantu manusia akan mengatasnamakan Siapa yang menyuruhnya.

Sebagai ilustrasi, ketika seseorang diperintahkan oleh seorang raja, maka ketika dia berkata pun akan berkata, Atas perintah Raja……….dst…dst. Dia tidak akan mewakili namanya atau pribadinya sendiri apalagi pribadi lain yang jelas-jelas bertentangan dengan yang memerintahnya (dalam hal ini setan, atau siapapun yang bukan berasal dari Tuhan sendiri).

Saya sangat menghargai seorang anak Indigo yang tagwa kepada Tuhan dan menganggap Tuhan adalah yang Paling Maha Kuasa dibandingkan apapun di dunia ini.

Anak Indigo yang menurut saya tidak tahu atau tersesat karena berhubungan dengan “Pelindung mereka” dan yang bukan Tuhan sendiri, adalah seperti Naomi Angelia Sea yang dekat dengan Ratu Kidul. Siapa Ratu Kidul? Utusan Tuhan kah?

Grady Krisandi juga sudah seharusnya mendekatkan diri kepada Tuhan karena suka dirasuki oleh Pangeran dari Banten.

INGAT, INI PENTING UNTUK DISIMAK : Bahwa segala sesuatu yang merasuk ketubuh manusia bukan berasal dari TUHAN.

Virginia Florentina alias Dede yang katanya dekat dengan Nyi Mas Gandasari. Siapakah Nyi Mas Gandasari? Utusan Tuhankah?

Siapa yang tahu keberadaan mereka? Siapa yang mengatakan mereka utusan Tuhan? Siapa yang berani mengatakan mereka ada bersama Tuhan di surgasaat ini?

Siapa yang disembuhkan oleh semua manusia yang memiliki kelebihan tetapi tidak bersumber kekuatan nya pada Tuhan Sang Maha Pencipta adalah secara sadar atau tidak sadar telah melakukan penghianatan terhadap Tuhan dan memuja Setan.

Apakah mereka yang dilahirkan dengan memiliki kekuatan extraordinary tidak berpikir bahwa apa yang diterima dan didapatnya itu tidak muncul dengan sendirinya , melainkan adalah anugrah dari Tuhan dan bukan dari penguasa penguasa kegelapan seperti iblis, jin, setan dan sejenisnya?

Kenapa justru tokoh tokoh mistis bak selebritis di Indonesia tersebut menjadi panutan dan kawan mereka(baik anak-anak Indigo ataupun tokoh paranormal kebanyakan), yang jelas-jelas bersebrangan dengan Tuhan.

Bukankah ketika mereka lahir kedunia pun atas kehendak dan seijin Tuhan, yang lagi-lagi bukan kehendak dari penguaa kegelapan atau selebritis tokoh gaib yang belum tentu dan belum pasti keberadaannya tersebut?

Mari,siapapun yang memilki anak Indigo, yang berasal dari segala latar belakang keluarga dengan agama yang berbeda-beda, ada dari keluarga Kristen, Islam, Katolik, Budha, Hindu, Kong Hu Cu, mengarahkan dan memberitahukan dengan jelas, jika semua kelebihan yang didapat nya tersebut tidak berasal dari yang jahat, Tapi berasal dari Tuhan. Tuhan Yang menciptakan langit dan bumi. Tuhan yang mempunyai kuasa untuk menghidupkan atau mematikan manusia.

Untuk itu segala tindakan penyembahan berhala dan persekutuan dengan kuasa kegelapan harus dihindari, karena manusia berasal dari Tuhan, dan harus tunduk pada otoritas tertinggi yaitu kepada Tuhan, bukan pada dedemit.

Cobalah direnungkan, ketika mereka (anak Indigo) yang bisa mengobati penyakit, hendak menyembuhkan orang, ijinlah dulu,berdoalah dulu dan minta arahan dari Tuhan, bukannya malah bersemedi cari wangsit kepada dedemit penghuni neraka kekal tersebut.

Harap diingat, dalam sejarah, ketika jaman Nabi, malaikat bisa menemui manusia secara langsung dalam wujud malaikat, bukan wujud ratu, atau pangeran, atau panglima perang berkuda,berkumis tebal membawa Parang besar, dan bisa juga melalui mimpi. Tentu malaikat pun mengatasnamakan Tuhan, bukan mengatasnamakan Ratu kidul atau pangeran-pangeranan.

Jadi jika anak-anak Indigo itu tidak menyembah Tuhan, sudah sepantasnya tugas orangtua mengarahkan anak-anaknya agar jangan tersesat.

Jika mereka(anak-anak Indigo) adalah BENAR UTUSAN TUHAN, siapa yang berani melawan mereka karena mereka ada dengan dukungan penuh dari Tuhan?
Tentu makhluk gaib, seperti jin dan juga setan  tak akan berani menghadapi mereka. Manusia makhluk mulia. Sudah sepantasnya kita berani melawan setan, karena roh kita lebih sempurna daripada setan. Kita lebih hebat dari mereka, dan sudah seharusnya kita menang melawan mereka.

Saya berharap banyak orang yang membaca blog ini, yang bisa memberitahukan kepada sesamanya, atau yang mengenal keluarga yang memiliki anak dalam kategori Indigo (menurut penelitian seorang ilmuwan, semua anak yang dilahirkan tahun 1994 keatas adalah indigo) memberikan pandangan ini agar anak-anak Indigo ini tidak tersesat dan menjadi sesat yang pada akhirnya akan menyesatkan.


Salam.
Sampai bertemu lagi di kisah anak Indigo lainnya.

Baca Selengkapnya ....

KAMUS BAHASA INDONESIA DARI SERAPAN BAHASA ASING

Posted by Unknown Friday, 23 December 2011 0 comments


Banyak serapan dari bahasa asing yang dimasukkan dalam perbendaharaan kata Bahasa Indonesia dalam Kamus Besar BAHASA INDONESIA

Untuk itu saya dengan bersusah payah mengumpulkan kata-kata yang biasa digunakan dalam perbincangan di media cetak maupun di media televisi, agar semua pengunjung setia dari LASKAR PELANGI ANAK BANGSA bisa bertambah pengetahuannya.


BACA SELENGKAPNYA
KATA
ARTI
ADEKUAT
ade·ku·at /adékuat/ a memenuhi syarat; memadai; sama harkatnya


AKUNTABEL
dapat dipertanggungjawabkan


AKOMODASI
ako·mo·da·si n 1 sesuatu yg disediakan untuk memenuhi kebutuhan, msl

tempat menginap atau tempat tinggal sementara bagi orang yg

bepergian: dia bertugas menyiapkan -- bagi para tamu yg datang dr luar

daerah; 2 Bio penyesuaian mata untuk menerima bayangan yg jelas dr

objek yg berbeda; 3 Antr penyesuaian manusia dl kesatuan sosial untuk

menghindari dan meredakan interaksi ketegangan dan konflik; 4 Sos

penyesuaian sosial dl interaksi antara pribadi dan kelompok manusia

untuk meredakan pertentangan; 5 Lay kamar atau ruang tempat tinggal

awak kapal atau penumpang kapal;

meng·ako·mo·da·si v menyediakan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan


AKLAMASI
ak·la·ma·si n pernyataan setuju secara lisan dr seluruh peserta rapat

dsb thd suatu usul tanpa melalui pemungutan suara: usul itu diterima

secara --


ALIANSI
ali·an·si n Pol ikatan antara dua negara atau lebih dng tujuan politik;

ber·a·li·an·si v mengadakan aliansi


ANALOGI
ana·lo·gi n 1 persamaan atau persesuaian antara dua benda atau hal yg

berlainan; kias: 2 Ling kesepadanan antara bentuk bahasa yg menjadi

dasar terjadinya bentuk lain; 3 Mik sesuatu yg sama dl bentuk, susunan,

atau fungsi, tetapi berlainan asal-usulnya sehingga tidak ada hubungan

kekerabatan; 4 Sas kesamaan sebagian ciri antara dua benda atau hal

yg dapat dipakai untuk dasar perbandingan;

meng·a·na·lo·gi·kan v membuat sesuatu yg baru berdasarkan contoh yg

sudah ada; mereka-reka bentuk kata baru dng mencontoh bentuk yg

telah ada


ANIMO
ani·mo n 1 hasrat dan keinginan yg kuat untuk berbuat, melakukan, atau

mengikuti sesuatu: -- untuk membeli barang-barang mewah agak

berkurang; 2 semangat: kesebelasan kita bermain dng penuh --


APLIKASI
ap·li·ka·si n 1 karya hias dl seni jahit-menjahit dng menempelkan

(menjahitkan) guntingan-guntingan kain yg dibentuk spt bunga (buah,

binatang, dsb) pd kain lain sbg hiasan; 2 tambahan: dl beberapa

fakultas diadakan kursus -- bahasa Inggris; 3 penggunaan; penerapan;

4 lamaran; permohonan; pendaftaran: ia mendapatkan formulir -- di

cabang bank terdekat;

meng·ap·li·ka·si·kan v menerapkan, menggunakan dl praktik


APRESIASI
ap·re·si·a·si /aprésiasi/ n 1 kesadaran thd nilai seni dan budaya; 2

penilaian (penghargaan) thd sesuatu; 3 kenaikan nilai barang krn harga

pasarnya naik atau permintaan akan barang itu bertambah;

ber·a·pre·si·a·si v mempunyai apresiasi; ada apresiasi;

meng·ap·re·si·a·si v melakukan pengamatan, penilaian, dan penghargaan

(msl thd karya seni)


ARBITRASE
ar·bit·ra·se n Dag 1 pembelian dan penjualan secara simultan atas

barang yg sama di dl dua pasar atau lebih dng harapan akan memperoleh

laba dr perbedaan harganya; 2 usaha perantara dl meleraikan sengketa


ASUMSI
asum·si n 1 dugaan yg diterima sbg dasar; 2 landasan berpikir krn

dianggap benar;

meng·a·sum·si·kan v menduga; memperkirakan; memperhitungkan;

meramalkan


DESKRIPSI
des·krip·si /déskripsi/ n pemaparan atau penggambaran dng kata-kata

secara jelas dan terperinci; uraian: kamus yg baik memuat -- tt aspek

leksikon secara tuntas;

-- struktur Ling 1 penggambaran konstituen ujaran dan hubungannya dr

sudut semantik, sintaksis, dan fonologi, kaidahnya terletak di sebelah kiri

kaidah transformasi; 2 masukan yg memungkinkan terjadinya suatu

transformasi;

men·des·krip·si·kan v memaparkan atau menggambarkan dng kata-kata

secara jelas dan terperinci; menguraikan: penelitian ini bertujuan ~

struktur dan fungsi bahasa Indonesia


DELUSI
de-lu-si (keyakinan yang salah; aneh) 


DISERTASI
di·ser·ta·si n karangan ilmiah yg ditulis untuk memperoleh gelar doktor


DISINFEKTAN
dis·in·fek·tan /disinféktan/ n bahan kimia (spt lisol, kreolin) yg digunakan

untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran oleh jasad renik;

obat untuk membasmi kuman penyakit 


DIKOTOMI
di·ko·to·mi n pembagian atas dua kelompok yg saling bertentangan


DOMAIN
do·ma·in n wilayah; daerah; ranah


EJAWANTAH
eja·wan·tah /éjawantah/ v, meng·e·ja·wan·tah v 1 menjelma; menjadi

berwujud; 2 menitis;

meng·e·ja·wan·tah·kan v menjelmakan (mewujudkan, melaksanakan,

memanifestasikan) suatu posisi, kondisi, sikap, pendirian, dsb: kita harus

~ Pancasila dl kehidupan sehari-hari;

peng·e·ja·wan·tah·an n 1 penjelmaan (perwujudan, pelaksanaan,

manifestasi) suatu posisi, kondisi, sikap, pendirian, dsb; 2 proses, cara,

perbuatan mengejawantahkan; penjelmaan; perwujudan; manifestasi:

demonstrasi itu merupakan ~ dr perasaan tidak puas para pekerja

tambang atas peraturan yg dianggapnya merugikan itu


EKSPLORASI
eks·plo·ra·si /éksplorasi/ 1 n penjelajahan lapangan dng tujuan

memperoleh pengetahuan lebih banyak (tt keadaan), terutama

sumber-sumber alam yg terdapat di tempat itu; penyelidikan;

penjajakan: -- sumber minyak di daerah lepas pantai sedang giat

dilakukan; 2 Dik kegiatan untuk memperoleh pengalaman baru dr situasi

mengandung mineral berharga dng jalan survei geologi, survei geofisika,

atau pengeboran untuk menemukan deposit dan mengetahui luas

wilayahnya;

-- akhir Pet penyelidikan terperinci untuk cebakan mineral atau batu

bara setelah hasil penyelidikan pendahuluan menyatakan bahwa cebakan

itu ada kemungkinan mempunyai nilai ekonomis; -- radioaktif Pet cara

eksplorasi dng menggunakan prinsip radioaktif;

meng·ek·splo·ra·si v mengadakan penyelidikan (terutama mengenali

sumber alam yg terdapat di suatu tempat): Columbus menemukan

Amerika, tetapi tidak ~ benua baru itu


EKSES
ek·ses /éksés/ n hal (peristiwa) yg melampaui batas: peristiwa itu boleh

dianggap sbg -- dr reformasi


EMBARGO
em·bar·go /émbargo/ n 1 penyitaan sementara thd kapal-kapal asing,

msl pd waktu perang, dng maksud agar kapal-kapal itu tidak

meninggalkan pelabuhan; 2 larangan lalu lintas barang (antarnegara); 3

larangan menyiarkan berita sebelum

waktu yg telah ditentukan;

-- senjata embargo thd pengiriman senjata pd waktu perang;

meng·em·bar·go v melakukan embargo; mengenakan embargo pada:

pemerintah negara tetangga ~ ekspor tekstil Indonesia


ESKATOLOGIS
es·ka·to·lo·gis /éskatologis/ a mengenai hal-hal terakhir, spt kematian,

hari kiamat, kebangkitan


FEDERASI
fe·de·ra·si /féderasi/ n 1 gabungan beberapa perhimpunan yg bekerja

sama dan seakan-akan merupakan satu badan, tetapi tetap berdiri

sendiri: Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia tergabung dl -- bulu

tangkis internasional; 2 Pol gabungan beberapa negara bagian yg

dikoordinasi oleh pemerintah pusat yg mengurus hal-hal mengenai

kepentingan nasional seluruhnya (spt keuangan, urusan luar negeri, dan

pertahanan)


FERMENTASI
fer·men·ta·si /férméntasi/ n 1 peragian; 2 Kim penguraian metabolik

senyawa organik oleh mikroorganisme yg menghasilkan energi yg pd

umumnya berlangsung dng kondisi anaerobik dan dng pembebasan gas


FRIKSI
frik·si n 1 pergeseran yg menimbulkan perbedaan pendapat; 2

perpecahan


FUSI
fu·si n 1 Fis penggabungan dua nukleus (inti) atom yg ringan untuk

membentuk sebuah nukleus yg lebih berat sambil melepaskan sedikit dr

energi (tenaga) ikatnya; 2 gabungan; peleburan; koalisi (tt partai,

perusahaan, dsb): kedua perusahaan itu telah bersetuju untuk

mengadakan --;

ber·fu·si v bergabung; meleburkan diri: kedua partai politik itu telah ~;

mem·fu·si·kan v menjadikan berfusi


FENOMENA
fe·no·me·na /fénoména/ n 1 hal-hal yg dapat disaksikan dng pancaindra

dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah (spt fenomena alam);

gejala: gerhana adalah salah satu -- ilmu pengetahuan; 2 sesuatu yg

luar biasa; keajaiban: sementara masyarakat tidak percaya akan adanya

pemimpin yg berwibawa, tokoh itu merupakan -- tersendiri; 3 fakta;

kenyataan: peristiwa itu merupakan -- sejarah yg tidak dapat diabaikan


GRATIFIKASI
gra·ti·fi·ka·si n uang hadiah kpd pegawai di luar gaji yg telah ditentukan




INFRASTRUKTUR
in·fra·struk·tur n prasarana


IMPULSIF
im·pul·sif a bersifat cepat bertindak secara tiba-tiba menurut gerak hati


INTEGRITAS
in·teg·ri·tas n mutu, sifat, atau keadaan yg menunjukkan kesatuan yg

utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yg memancarkan

kewibawaan; kejujuran;

-- nasional wujud keutuhan prinsip moral dan etika bangsa dl kehidupan

bernegara


INTROVEK
Menyembunyikan perasaan


INTERPRETASI
in·ter·pre·ta·si n pemberian kesan, pendapat, atau pandangan teoretis

thd sesuatu; tafsiran;

meng·in·ter·pre·ta·si·kan v menafsirkan;

peng·in·ter·pre·ta·si·an n proses, cara, perbuatan meng-interpretasikan;

peng·in·ter·pre·ta·si n orang yg menginterpretasikan


INTUISI
in·tu·i·si n daya atau kemampuan mengetahui atau mema-hami sesuatu

tanpa dipikirkan atau dipelajari; bisikan hati; gerak hati




KONDUSIF
kon·du·sif a memberi peluang pd hasil yg diinginkan yg bersifat

mendukung


KONJUGASI
kon·ju·ga·si n 1 Ling sistem perubahan bentuk verba yg berhubungan

dng jumlah, jenis kelamin, modus, dan waktu (terdapat pd bahasa

fleksi); tasrif; 2 Bio pemaduan gamet yg serupa, yg kemudian

menggabungkan intinya; 3 Kim pembentukan molekul tertentu pd protein

rumit


KONVENSI
kon·ven·si /konvénsi/ n 1 permufakatan atau kesepakatan (terutama

mengenai adat, tradisi, dsb): berdasarkan -- , sudah sewajarnya pria

melindungi wanita; 2 perjanjian antarnegara, para penguasa

pemerintahan, dsb: -- Hukum Laut telah disetujui oleh negara sedang

berkembang; 3 konferensi tokoh masyarakat atau partai politik dng

tujuan khusus (memilih calon untuk pemilihan anggota DPR dsb)


KONVERSI
kon·ver·si /konvérsi/ n 1 perubahan dr satu sistem pengetahuan ke

sistem yg lain; 2 perubahan pemilikan atas suatu benda, tanah, dsb; 3

perubahan dr satu bentuk (rupa, dsb) ke bentuk (rupa, dsb) yg lain;

-- makanan jumlah pakan yg dibutuhkan per satuan produksi ternak; --

pakan Tan perbandingan antara jumlah pakan ikan yg digunakan dng

produksi daging ikan yg dihasilkan; -- tanaman penggantian tanaman yg

sudah ada dng tanaman lain;

me·ngon·ver·si·kan v mengubah atau menukar: ia mempersilakan

nasabah ~ dolar yg sudah terkumpul ke rupiah


KORPORASI
kor·po·ra·si n 1 badan usaha yg sah; badan hukum; 2 perusahaan atau

badan usaha yg sangat besar atau beberapa perusahaan yg dikelola dan

dijalankan sbg satu perusahaan besar


LAMINASI
la·mi·na·si n 1 pelapisan bahan tipis dng lempeng pd kedua sisinya; 2

bahan pelapis bahan tipis pd kedua sisinya


LEGITIMASI
le·gi·ti·ma·si /légitimasi/ n 1 Huk keterangan yg mengesahkan atau

membenarkan bahwa pemegang keterangan adalah betul-betul orang yg

dimaksud; kesahan; 2 pernyataan yg sah (menurut undang-undang atau

sesuai dng undang-undang); pengesahan;

me·le·gi·ti·ma·si·kan v mengesahkan; membenarkan


MALAFUNGSI
ma·la·fung·si n fungsi yg salah


MATRIKS
mat·riks n 1 kerangka, bagan; 2 rekaman induk (tt piringan hitam); 3

matris; 4 pola acuan untuk ragam hias relief atau patung; 5 Man tabel

yg disusun dl lajur dan jajaran sehingga butir-butir uraian yg diisikan

dapat dibaca dr atas ke bawah dan dr kiri ke kanan; 6 Anat substansi

antarselular pd suatu jaringan, spt pd tulang atau jaringan tempat

berkembangnya struktur, spt pd rambut dan kuku; 7 Dok pita logam

untuk membuat bentuk yg tepat pd restorasi gigi


MULTIPLIKASI
mul·ti·pli·ka·si n tindakan atau proses memperbanyak; perkalian 


MORATORIUM
mo·ra·to·ri·um n 1 penangguhan pembayaran utang didasarkan pd

undang-undang agar dapat mencegah krisis keuangan yg semakin

hebat; 2 penundaan; penangguhan: negara itu memutuskan untuk

memperpanjang -- uji coba senjata nuklir


NATURALISASI
na·tu·ra·li·sa·si n 1 pemerolehan kewarganegaraan bagi penduduk asing;

hal menjadikan warga negara; pewarganegaraan yg diperoleh setelah

memenuhi syarat sebagaimana yg ditetapkan dl peraturan

perundang-undangan; 2 Bio gejala terjadinya penyesuaian diri tumbuhan

yg didatangkan dr tempat lain dan menjadi anggota biasa masyarakat

tumbuhan di tempat yg baru itu;

me·na·tu·ra·li·sa·si v mengadakan atau melakukan naturalisasi;

menjadikan warga negara (Indonesia dsb): Filipina menghendaki

Indonesia ~ tujuh ribu warga negara Filipina di Indonesia


NAWALA
na·wa·la n Kom lembaran cetakan berupa pamflet atau surat kabar yg

diterbitkan pd waktu-waktu tertentu yg berisi tt perkembangan

perusahaan


ORASI
ora·si n 1 pidato; 2 pidato pengukuhan (guru besar dsb); 3 khotbah;

ber·o·ra·si v berpidato; berkhotbah: sebelum acara dimulai, sejumlah

reformis -; para politisi dilarang keras - di kampus-kampus


ORIENTASI
ri·en·ta·si /oriéntasi/ n 1 peninjauan untuk menentukan sikap (arah,

tempat, dsb) yg tepat dan benar; 2 pandangan yg mendasari pikiran,

perhatian atau kecenderungan;

ber·o·ri·en·ta·si v 1 melihat-lihat atau meninjau (supaya lebih kenal atau

lebih tahu); 2 mempunyai kecenderungan pandangan atau

menitikberatkan pandangan; berkiblat: mereka orang-orang yg - ke

Barat


OVULASI
ovu·la·si n Dok terlepasnya sel telur dr indung telur (biasanya di antara

hari ke-3 dan hari ke-17 sesudah haid)


PREDESTINASI
pre·des·ti·na·si /prédéstinasi/ n ketentuan Tuhan; yg sudah lebih dahulu

ditentukan oleh Tuhan; takdir


PANELIS
pa·ne·lis /panélis/ n peserta diskusi panel


PARADIGMA
pa·ra·dig·ma n 1 Ling daftar semua bentukan dr sebuah kata yg

memperlihatkan konjugasi dan deklinasi kata tsb; 2 model dl teori ilmu

pengetahuan; 3 kerangka berpikir


PARADOKS
pa·ra·doks n pernyataan yg seolah-olah bertentangan (berlawanan) dng

pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung

kebenaran; bersifat paradoks


PARODI
pa·ro·di n karya sastra atau seni yg dng sengaja menirukan gaya, kata

penulis, atau pencipta lain dng maksud mencari efek kejenakaan;

me·ma·ro·di·kan v menjadikan parodi


REKLAMASI
re·kla·ma·si /réklamasi/ n 1 bantahan atau sanggahan (dng nada keras);

2 Tan usaha memperluas tanah (pertanian) dng memanfaatkan daerah

yg semula tidak berguna (msl dng cara menguruk daerah rawa-rawa); 3

pengurukan (tanah);

me·re·kla·ma·si·kan v membuka tanah untuk digarap (msl menjadi

persawahan): pemerintah telah ~ seluas 5,25 juta hektar tanah di

daerah Sumatra dan Kalimantan


RESTITUSI
res·ti·tu·si /réstitusi/ n 1 ganti kerugian; pembayaran kembali: pegawai

berhak memperoleh -- pengobatan; 2 penyerahan bagian pembayaran

yg masih bersisa: -- kenaikan gaji bulan Maret akan dibayar

bersama-sama dng gaji bulan April; 3 Dok penyesuaian spontan kepala

bayi dng badannya sesudah kepala keluar dr rahim ibu


RESTORASI
res·to·ra·si /réstorasi/ n pengembalian atau pemulihan kpd keadaan

semula (tt gedung bersejarah, kedudukan raja, negara); pemugaran;

me·res·to·ra·si v melakukan restorasi; mengembalikan atau memulihkan

kpd keadaan semula; memugar: Pemerintah akan ~ semua bangunan

bersejarah




SKEPTIS
skep·tis /sképtis/ a kurang percaya; ragu-ragu (thd keberhasilan ajaran

dsb): penderitaan dan pengalaman menjadikan orang bersifat sinis dan

--


SUPERVISI
su·per·vi·si n pengawasan utama; pengontrolan tertinggi; penyeliaan:

dua orang petugas kesehatan mengadakan -- di puskesmas- puskesmas

pedesaan


TIRANI
ti·ra·ni n 1 kekuasaan yg digunakan sewenang-wenang; 2 negara yg

diperintah oleh seorang raja atau penguasa yg bertindak sekehendak

hatinya: di bawah pemerintahan yg bersifat -- , kedaulatan rakyat akan

hilang


TRANSPLANTASI
trans·plan·ta·si n 1 Tan pemindahan tanaman: -- rambutan muda; 2 Dok

pemindahan jaringan tubuh dr suatu tempat ke tempat lain (spt menutup

luka yg tidak berkulit dng jaringan kulit dr bagian tubuh yg lain);

pencangkokan: menilik pesatnya perkembangan teknologi, rasanya --

janin cuma soal waktu;

-- kornea pencangkokan selaput bening mata;

men·trans·plan·ta·si·kan v memindahkan (jaringan tubuh atau tanaman

ke tempat (orang) lain atau ke tanaman lain: sekarang ada peluang ~

sel sperma yg relatif sangat kecil


TRIKOTOMI
tri·ko·to·mi n pemisahan atau pembagian atas tiga golongan (kelompok)


VERIFIKASI
ve·ri·fi·ka·si /vérifikasi/ n pemeriksaan tt kebenaran laporan, pernyataan,

perhitungan uang, dsb: pihak kepolisian telah mengadakan -- thd

pernyataan salah seorang anggota partai tt adanya keterlibatan

purnawirawan TNI dl kasus pemalsuan uang


  

BY SMILE
24 DESEMBER 2011

Baca Selengkapnya ....
ricky pratama support eva's blog - Original design by Bamz | Copyright of Tentang Indonesia.